Senin, 06 Juni 2011

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, BUDAYA, EKONOMI, POLITIK, HUKUM DAN PSIKOLOGI




Tujuan pembelajaran: diharapkan dari topik ini adalah agar mahasiswa menyadari posisinya sebagai individu dan mahluk sosial serta memahami tugas dan kewajibannya dalam setiap catatan kehidupan berkelompok dan dalam setiap struktur dan system sosial yang ada.
Setelah melaksanakan pembelajaran ini diharapkan siswa mampu:
• Menganalisa hakikat manusia sebagai individu dan mahluk sosial
• Memerinci kepentingannya sebagai mahluk individu dan mahluk sosial
• Mengemukakan peranan manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosial
• Menunjuksn interaksi sosial yang terjadi di masyarakat
• Mencari jalan keluar atas dilemma kepentingan diri dan masyaraka


A. Manusia sebagai mahluk individu
Individu berasal dari kata in’devided . Dalam bahasa inggris ini salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi.
Jadi individu artinya tidak terbagi atau satu kesatuan.
Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi , jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas.
Manusia lahir sebagai mahluk individuyang bermakna tidak terbagi atau tidak terpisahkanantara jiwa dan raga.
Dalam perkembangannya manusia sebagai mahluk individu tidak hanya bermakna kesatuan jiwa dan raga, tetapi akan menjadi pribadi yang khas dengan corak kepribadian nya termasuk kemampuan kecakapannya. Setiap manusia memiliki perbedaan . Hal itu dikarenakan manusia memiliki karakteristik sendiri. Ia memiliki sifat , watak, keinginan dan cita-cita yang berbeda satu sama lainnya.
WHAT IS PERSONALITY?
Yakni susunan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap tiap individu, atau dengan kata lain personality ialah cirri-ciri watak seorang invidu yang konsisten yang memberikan kepedanya suatu identitas sebagai individu yag khas.

 Unsur unsure personality
• Pengetahuan
Segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan panca indera (unsure-unsu akal yang mengisi alam jiwa)
• Persepsi
Yakni seluruh proses akal manusia yang sadar
• Apresiasi
Yakni penggambaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia terfokus pada bagian-bagian khusus (mata, telinga) diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
• Pengamatan
Yakni suatu persepsi saat diproyeksikan berfokus pada hal yang menarik (lebih terpusat/lebih intensif) pada bagian bagian khusus tadi (pemusatan akal yang lebih intensif)
• Konsep
Yakni penggambaran abstrak
• Fantasi
Dalam pengamatan ada yang ditambah-tambahkan , dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian bagian tertentu, adapula digabungkan dengan penggambaran lain menjadi penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang realistic.
• Perasaan
Yakni suatu kleadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadan positif dan negatif
• Drive (dorongan)
Dorongan untuk mempertahankan hidup
Mencari makan
Berinteraksi
Sex
Meniru
Berbakti
Keindahan


B. Manusia sebagai makhluk sosial
Manusia sebagai individu ternyata tidak m,ampu hidup sendiri, ia dalam kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung pada manusia lainnya. Manusia saling membutuhkan dan harus bersosialisasi dengan mahluk lainnya. Menurut kodratnya manusia adalah mahluk sosial atau mahluk bermasyarakat.
Manusi dikatakan mahluk sosial karena beberapa alas an yaitu:
 Manusia tunduk pada aturan, norma sosial
 Perilaku manusia yang mengharapkan suatu penilaian dari orang lain
 Manusia memiliki klebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
 Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup ditengah tengah manusia
 Perilaku manusia mengharapkan sesuatupenilaian dari orang lain
Peranan manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosialpengaturannya dalam dimensi
Sebagia mahluk individu manusia memiliki harkat dan martabat yang mulia. Dalam berbagai kelompok sosial ini, manusia membutuhkan norma-norma pengaturannya dalam dimensi sosial muncul kewajiban dasar manusia. Kewajiban dasar manusia adalah menghargai hak dasar orang lain serta mentaati norma-norma yang berlaku di masyarakatnya.
Terdapat norma norma sosial sebagai patokan untuk bertingkah laku manusia, diantaranya:
 Norma agama tau religi yaitu norma yang bersumber dari Allah yang diperuntukan bagi umat Nya. Norma agama berisi perintah agar dipatuhi perintah Nya dan dijauhi larangan Nya.
 Norma kesusilaan atau moral yaitu norma yang bersumber dari hati nurani manusia untuk mengajak pada kebaikan dan menjauhikeburukan
 Norma kesopanan atau adat adalah norma yang bersumber dari masyarakat dan berlaku terbatas pada lingkungan masyarakat yang bersangkutan. Norma ini dimaksudkan untuk menciptakan keharmonisan hubungan antar sesame.
 Norma hukum yaitu norma yang dibuat masyarakat secara resmi (Negara) yang pemberlakuannya dapat dipaksakan. Norma hukum berisi perintah dan larangan.
Manusia sebagai mahluk sosial memiliki implikasi-implikasi :
 Kesadraan akan ketidakberdayaan manusia bila seorang diri
 Kesadaran untuk senantiasa dan harus berinteraksi dengan orang lain
 Penghargaan akan hak-hak orang lain
 Ketaatan terhadap norma norma yang berlaku
Keberradaannya sebagai mahluk sosial, menjadikan mausia melakukan peran peran sebagai berikut:
 Melakukan interaksi dengan manusia lain atau kelompok
 Membenyuk kelompok kelompok sosial
 Menciptakan norma norma sosial sebagai pengaturan tertib kehidupan kelompok

C. Manusia sebagai mahluk politik
Sebagai mahluk politik manusia selalu membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahnkan kehidupannya, sehingga kehidupaaannya dengan masyarakat dan organisasi sosial merupakan keharusan. Akllah telah memberikan watak agresif yang alami bagi setiap mahluk.
Manusia diberikan kemmpuan berpikir. Dengan akalnya manusia bisa mempertahankan hidup nya .
Maka dari itu, timbullah suatu cara agar manusia dapat memenuhi keinginananya dan bisa bersaing mengalahkan orang lain yang dinamaknan dengan politik.
Dengan politik manusia bisa merencanakan dan menyusun strategi dalam bertindak. Karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik, maka dari itu manusia dinamakan sebagai mahluk politik.
Ciri manusia sebagai mahluk politik dapat kita lihat bahwa dalam kehidupan manusia selalu ditandai dengan adanya penentuan atas pilihan pilihan dalam menjalani hidupnya. Dalam kehidupannya tak jarang ,manusia memilki sesuatu keinginan (cita cita)vyang sama. Untuk mewujudkan keinginan tersebut maka manusia memainkan perananya sebagai mahluk yang memilih (mahluk politik) untuk menentukan bagaimana cara untuk merealisasikan keinginan tersebut.

D. Manusia sebagai mahluk ekonomi
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran dan konsumsi barang dan jasa.
Untuk memenuhi kebutuhannya, manusia melekukan berbagai kegiatan. Kegiatan manusia dalam memenuhi atau memuaskan kebutuhannya harus sesuai dengan kemampuannya.
Kegiatan inilah yang menunjukan kedudukan manusia sebagai mahluk ekonomi (HOMO ECONOMICUS)
Sebgai mahluk sosial dan mahluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas.
Sebagai mahluk ekonomi yang bermoral, manusia berusaha memilih dan menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memperhatikan nilai nilai agama dan norma norma sosial, tidak merugikan orang lain, menggunakan sumber daya alam secara efektif serta memperhatikan kelestarian lingkungan.
E. Manusia sebagai mahluk PSIKOLOGI
Manusia ada yang memiliki mahluk psiklologi yang memiliki bawaan universal unik dan terus dikaji oleh para ahli humaniora.
Manusia adalah insan bila dilihat dari sudut pandang psikologinya.
Kenapa manusia disebut INSAN?
Insane dalam bahasa arab menunjukan manusia sebagai mkhluk psikologi, kata insane itu sendiri berasal dai 3 kata:
Uns bermakna mesra, harmoni, jinak dan tamapak
Nasa Yanusu bermakna terguncang, stress
Nasiya Yansa bermakna lupa.
Bila kita menyatukan tiga asal kata tadi menjadi menjadi sebuah definisi makna manusia bila ditinjau dari sisi psikologinya adalah makhlukyang memiliki harmoni jiwa, cinta, benci, jinak, terkadang setress dan sering lupa.
 Kondisi masyarakat Indonesia dan Pendidikan nya kini










• Masalah Sosial
a. Kenapa disebut masalah sosial?
Karena bersangkutan dengan hubungan antara manusia dan didalam kerangka bagian bagian kebudayaan yang normatif.
b. Penyebab masalah sosial diklasifikasikan dalam 4 kategori, yaitu:
 Faktor ekonomis : kemiskinan
 Faktor biologis : penyakit
 Faktor psikologis : syaraf, bunuh diri
 Faktor kebudayaan : penceraian, kejahatan

c. Kriteria utama suatu masalah sosial
 Tidak adanya penyesuaian antara ukuran – ukuran dan nilai – nilai sosial dengan kenyataan kenyataan serta tindakan sosial
 Sumber sumber masalah sosial
 Pihak pihak yang menetapkan apakah suatu kepincangan merupakan masalah sosial atau tidak
 Manifest social problem dan latent social problem
 Perhatian masyarakat dan masalah sosial
Manifest social problem ialah masalah yang timbul akibat terjadinya kepincangan kepincangan di masyarakat, atau terjadi akibat tidak sesuainya antara norma norma dan tindakan serta nilai, yang ada didalam masyarakat,sebab masyarakat tidak suka tindakan tindakan yang menyimpang.
Latent Social Problem menyangkut hal hal yang bertentangan atau berlawanan dengan nilai masyrakat akan tetapi tidak diakui demikian halnya.
Gejala dan masalah sosial merupakan ungkapan hasil hubungan beberapa aspek kehidupan sosial.Dalam kerangka kerja studisosial kita dituntut menghubungkan beberapa bidang ilmu pengetahuan sosial sesuai dengan gejala dan masalah yang sedang kita telaah.
 Stratifikasi sosial (pelapisan sosial)
Ialah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertical (bertingkat).
Ukuran atau criteria yang menonjol atau dominan sebagi dasar pembentukan pelapisan sosial adalah sebagai berikut:
• Ukuran kekayaan (materi atau kebendaan)
• Kekuasaan dan wewenang
• Ukuran kehormatan
• Ukuran ilmu pengetahuan

Stratifikasi dapat terjadi dengan sendirinya sebagai bagian dari proses pertumbuhan masyarakat, juga dapat dibentuk untuk tercapainya tujuan bersama.
Faktor yang menyebabkan terjadinya stratifikasi sosial dapat tumbuh dengan sendirinya adalah kepandaian, usia, system kekerabatan, dan harta dalam batas batas tertentu.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar